Kedelai Kaya Senyawa Antikanker

Posted by Dedy Saputra Wednesday, April 7, 2010 0 comments

Di dalam kedelai tersimpan segudang zat antioksidan berkhasiat obat. Di antaranya :

1. Genistein

2. Daidzein

3. Fitosterol

4. Asam fitat

5. Asam fenolat

6. Lesitin

7. Inhibitor protease.

Kedelai, terkenal sebagai makanan antikanker. Dalam kedelai terdapat sejumlah zat yang secara bersama-sama saling menguatkan dalam menghabisi benih kanker. Senyawa inhibitor protease kedelai, yang punya nama khusus inhibitor Bowman-Birk, ampuh melumpuhkan berbagai jenis kanker. Daya bunuh kanker tersebut dibantu serat kasar kedelai, yang kadarnya lumayan tinggi (2 gram per 100 gram).

Dalam hal melawan kanker, inhibitor protease dan serat kasar bekerja sama dengan genistein. Senyawa satu ini akan menghentikan pembentukan suatu enzim pemasok “makanan” bagi benih kanker dan merusak lintasan penyalurannya. Karena pasokan makanannya dihabisi, maka terhenti pulalah pertumbuhan kanker.

Itulah sebabnya mengapa kedelai dipastikan mampu mencegah dan membantu penyembuhan segala jenis kanker. Dari kanker usus besar, kanker paru-paru, kanker kulit, kanker payudara, kanker prostat, hingga kanker darah (leukimia).

Namun kemampuannya menumpas kanker akibat membanjirnya hormon adalah paling top, seperti kanker payudara pada wanita dan kanker prostat pada pria. Sebab genistein kedelai memiliki khasiat antihormon, terutama antiestrogen, yang merupakan hormon seks pada wanita.

Anda ingat kan produk susu yang belakangan gencar diiklankan di televisi sebagai “susu pencegah kanker payudara”? Asal tahu saja, susu itu adalah susu kedelai! Nah, daripada membeli susu yang harganya mahal, kenapa tidak kita upayakan mencegah kanker payudara dengan makan kedelai saja?

Makan kedelai lebih dini dan lebih banyak ibarat mendapatkan vaksinasi antikanker. Penelitian di AS menyebutkan persentase dewasa muda penderita kanker di antara remaja yang ketika bayi tidak mendapatkan makanan formula kaya kedelai ternyata jauh lebih besar daripada anak sebaya yang memperoleh formula kedelai ketika mereka bayi dan balita.

Konsumsi kedelai per kapita penduduk Jepang 31 gram per hari, sedangkan konsumsi kedelai penduduk AS sangat rendah sampai tak bisa lagi diukur. Hubungan amat erat antara konsumsi kedelai dengan rendahnya prevalensi kanker terbukti di sini. Persentase penduduk wanita AS pengidap kanker payudara fatal 4 kali lipat dari penduduk jepang. Sementara pria AS penderita kanker prostat 5 kali lipat dari Jepang.


Baca Selengkapnya ....

Gusi Terawat Janin Sehat

Posted by Dedy Saputra 0 comments
JANGAN pernah menyepelekan kesehatan gusi, terutama di masa-masa kehamilan. Pasalnya, gusi yang bermasalah bisa memengaruhi kesehatan janin. Bagaimana merawat gusi tetap sehat saat hamil?

Senyum yang indah, gigi yang rata juga putih, bukanlah suatu jaminan bahwa gigi dan gusi seseorang sehat. Orang yang rajin menyikat gigi pun belum tentu memiliki gusi yang sehat dan terawat. Biasanya mereka lebih memfokuskan perawatan gigi ketimbang gusi.

Dikatakan oleh seorang ahli kesehatan gusi Drg Yulia Rachma SpPerio bahwa menurut penelitian, masyarakat Indonesia sendiri pada umumnya kurang memerhatikan kesehatan gusi. Pendapat tersebut juga didukung data statistik Survei Kesehatan Nasional 2002. Pada data tersebut tercatat 7 dari 10 orang Indonesia mempunyai problem gusi berdarah.Dan menurut data dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), prevalensi radang gusi (gingivitis) di seluruh dunia adalah 75-90 persen.

Sedangkan data dari penelitian di Rumah Sakit Gigi & Mulut Pendidikan Universitas Prof Dr Moestopo pada 2004 mencatat bahwa 71,3 persen pasien di rumah sakit ini memiliki karang gigi sebagai pemicu timbulnya penyakit radang gusi, 3 persen menderita pendarahan gusi, 25,55 persen mengalami penurunan gusi, dan hanya 0,44 persen yang dinyatakan sehat.

"Itulah beberapa bukti yang menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia masih minim sekali perhatiannya terhadap kebersihan dan kesehatan gusi," tutur Yulia saat acara workshop bertema ?Gusi Terawat untuk Janin Sehat' yang diadakan oleh Pepsodent Complete & Gum Care di The One Resto FX, Senayan, baru-baru ini.

Minimnya perawatan terhadap gusi tersebut ternyata bisa menjadi penyebab penyakit radang gusi. Radang gusi adalah infeksi pada gusi yang disebabkan oleh plak, yaitu lapisan yang melekat dan terdiri atas bakteri, saliva, dan sisa-sisa makanan.

"Penyakit radang gusi juga bisa merusak jaringan penyangga gigi lainnya, yang dikenal dengan istilah periodontitis," ucap dokter lulusan Universitas Indonesia.

Periodontitis adalah kondisi di mana terjadinya kerusakan jaringan penyangga gigi yang ditandai dengan pembengkakan gusi, terdapat celah antara gigi dan gusi, gusi turun sehingga bakteri dapat bersarang di celah antara gigi dan gusi. Tidak hanya gusi, tulang yang menjadi landasan pun menjadi sangat rentan terkena infeksi. Dan pada kondisi ini, kedudukan gigi menjadi goyang atau bahkan lepas.

Lebih lanjut Yulia menuturkan bahwa jika radang gusi tidak ditangani, maka dapat memburuk menjadi periodontitis, di mana infeksi sudah menjalar ke jaringan pendukung gigi lain. Dan apabila tidak ditangani, maka bakteri bisa masuk ke pembuluh darah dan menyebabkan penyakit di bagian lain seperti stroke, diabetes, jantung, dan pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi terlahir prematur atau dengan berat tubuh yang kurang.

"Penelitian terakhir mengindikasikan bahwa perempuan hamil dengan penyakit gusi yang kronis mempunyai risiko tujuh kali lebih besar untuk memiliki bayi lahir prematur," ujarnya.

Selain bakteri pada plak juga terdapat faktor-faktor lain yang menyebabkan penyakit radang gusi, seperti cara menyikat gigi, tekanan pada gusi, merokok, serta pengaruh hormonal pada masa kehamilan.

Pada saat hamil, biasanya ibu hamil mengalami perubahan gigi dan mulut. Perubahan bisa berupa pelebaran dan perlunakan pembuluh darah gusi. Artinya, gusi lebih mudah berdarah bila terkena sikat gigi dan bisa terjadi pembengkakan gusi yang disebut epulis gravidarum atau pregnancy tumor. Penyakit ini akan berangsur-angsur sembuh setelah melahirkan.

Biasanya pregnancy tumor terjadi di gusi. Tepatnya di antara dua gigi (interdental) dan dapat berkembang dengan cepat meskipun umumnya diameter lesi ini berukuran tidak lebih dari 2 cm. Pengaruh kesehatan gusi terhadap kehamilan juga diakui oleh dokter kandungan Dr Boy Abidin SpOG. Dia mengatakan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan gusi bermasalah pada ibu hamil adalah perubahan hormonal dan terjadinya pelebaran serta perlunakan pembuluh darah gusi pada masa kehamilan.

"Toksin yang memasuki aliran darah melalui celah antara gusi dan gigi membuat janin stres yang menyebabkan bayi lahir dengan berat kurang atau prematur. Tercatat 77 persen ibu yang melahirkan bayi prematur menderita penyakit radang gusi," jelasnya di acara yang sama.

Toksin yang masuk tersebut juga dapat menyebabkan peradangan pada gusi dan akan lebih buruk lagi bila sang ibu memiliki kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut yang buruk. Oleh sebab itu, Boy selalu menganjurkan para ibu yang merencanakan kehamilan sebaiknya memerhatikan kesehatan rongga mulutnya terlebih dahulu.

Baca Selengkapnya ....

Tips Mencegah dan Mengatasi Bibir Pecah-pecah

Posted by Dedy Saputra 0 comments

BIBIR pecah-pecah, kedengarannya merupakan masalah sederhana. Tapi, jika sudah pernah merasakannya, Anda pastinya sudah tahu kalau masalah ini bisa menyebabkan iritasi dan menimbulkan rasa sakit, terutama saat makan. Bibir pecah-pecah ini juga bisa mengalami peradangan dan menimbulkan luka goresan. Jika tidak ditangani dengan benar malah bisa memicu retakan dan perdarahan pada bibir. Hal ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas Anda. Tetapi, masalah ini bisa dicegah dan jika sudah mengalaminya, Anda juga bisa melakukan berbagai cara untuk menghentikannya. Berikut beberapa tip yang bisa menjadi panduan Anda dalam mencegah dan mengatasi masalah bibir pecah-pecah.


Pencegahan


Saat bibir mulai mengering, biasanya hal pertama yang mungkin Anda lakukan adalah berusaha melembabkannya dengan cara menjilatnya. Hal ini akan meredakan masalah bibir kering untuk sementara waktu. tapi, begitu ludah mengering, bibir Anda bahkan akan lebih kering dari sebelumnya. Penyebabnya, menjilat bibir akan menghilangkan minyak pelindung alami bibir Anda. Selain itu, zat kimia di ludah yang berfungsi mencerna makanan malah akan berusaha "mencerna" bibir. Karena itu, salah satu cara mencegah bibir kering jadi pecah-pecah adalah dengan berusaha tidak menjilatnya.


Ada baiknya menjaga kelembaban tubuh sepanjang hari dengan memperbanyak minum air. Selain itu, saat berada di luar ruangan, jangan lupa melindungi kulit bibir Anda dengan lip balm yang mengandung sunscreen bagi bibir sensitif Anda. Jika Anda perokok, maka berhentilah. Merokok akan mengeringkan minyak bibir dan meninggalkan bibir dalam keadaan kering sehingga mudah pecah-pecah.


Penanganan


Jika segala upaya pencegahan gagal dan bibir Anda tetap pecah-pecah dan berdarah, segeralah melakukan pengobatan. Cara pertama, pilihlah lip balm yang didisain khusus untuk bibir pecah-pecah. Hal ini berfungsi mencegah penambahan bjbir pecah-pecah. Dan untuk mengangkat sel-sel kulit kering dari bibir, oleskan vaseline dalam jumlah kecil ke sikat gigi (yang masih baru dan hanya sekali pakai) kemudian gosokkan secara perlahan ke area yang mengering di bibir. Hal ini akan mengangkat semua sel-sel kulit mati dan kulit kering dari bibir Anda. Akan tetapi, hindari hal ini jika bibir dalam keadaan berdarah. Jika bibir meradang, oleskan krim hydrocortisone untuk mengurangi peradangan.


Selain itu, pastikan menjaga kelembaban tubuh dengan memperbanyak minum air dan menghindari minuman yang berkafein setiap harinya. Dan jika ruangan Anda terasa kering dan panas, hidupkan pelembab ruangan untuk menjaga kelembaban udara. Udara kering juga bisa memperburuk kondisi bibir Anda.


Anda bisa juga mengatasi bibir pecah-pecah dengan mengoleskan sedikit mentega ke bibir. Cara ini bisa menjaga kelembutan bibir dan membantu menyembuhkan retakan.


Ambillah beberapa kelopak bunga mawar, selanjutnya rendam dalam susu segar selama beberapa jam. Hasil rendaman selanjutnya dioleskan ke bibir. Cara ini tidak hanya akan mengatasi kekeringan tetapi juga mencegah hilangnya warna pink di bibir.


Oleskan susu krim pada bibir. Ini bisa membantu mengangkat kulit kering yang mati dan melembutkan bibir.


Atau gosokkan potongan mentimun ke bibir. Cara ini bisa membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.


Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya untuk menghentikan bibir pecah-pecah.


Pastikan juga kalau tubuh Anda tidak kekurangan vitamin B, besi atau asam lemak esensial lainnya. kekurangn zat ini bisa memicu bibir pecah-pecah. Jadi, ada baiknya menggunakan multivitamin setelah berkonsultasi dengan dokter.


Baca Selengkapnya ....

Sehat Mulut, Gigi & Gusi

Posted by Dedy Saputra 0 comments

Menggosok gigi setidaknya dua kali sehari sudah menjadi salah satu ritual keseharian kita.

“Upacara” itu setidaknya mampu mencegah hadirnya plak, biang keladi sejumlah masalah di mulut.

Banyak orang mengaku telah menggosok gigi setiap hari. Namun, mereka masih saja mengeluh dihantam masalah gigi. Entah giginya berlubang, gusi meradang, gigi berkarang, atau mulut bau naga. Lantas, apanya yang salah? Giginya atau cara menggosoknya?

Berawal dari plak

Sejumlah penelitian menunjukkan, biang kerok penyebab beberapa masalah yang menimpa rongga mulut itu tak tahunya dental plaque atau plak gigi. Berupa lapisan tipis bening yang menempel pada permukaan gigi, terkadang juga ditemukan pada gusi dan lidah. Lapisan itu tidak lain kumpulan sisa makanan, dan biasanya ditemani segelintir bakteri dan sejumlah protein dari air ludah.

Celakanya, plak selalu ngendon di dalam mulut karena bisa terbentuk setiap saat. Ia akan hilang setelah dibersihkan secara mekanik dengan cara menggosok gigi. Akan makin bersih kalau dilanjutkan dengan menggunakan benang gigi.

Bila dibiarkan saja, plak yang menumpuk akan mengalami kalsifikasi, lalu mengeras. Ujung-ujungnya, terbentuklah karang gigi atau calculus yang keras dan melekat erat pada leher gigi. Itulah sebabnya gigi pada bagian itu berwarna kehitaman, kecokelatan, atau kehijauan.

Gangguan yang ditimbulkan oleh karang gigi biasanya lebih parah. Jika dibiarkan menumpuk, karang gigi dapat meresorbsi (menyerap) tulang alveolar penyangga gigi. Akibatnya jelas, gigi menjadi goyang.

Karena tampak oleh mata telanjang dan berhubungan dengan kosmetik, karang gigi lebih sering mencuri perhatian. Sayangnya, kita tidak bisa mengatasinya sendiri. Perlu bantuan dokter gigi untuk menghilangkannya dengan cara scaling. Artinya, ya membuang karang gigi.

Bakteri-bakteri seperti Streptococcus mutans dan Streptococcus sanguine yang pada keadaan normal memang berada di dalam rongga mulut - juga menimbulkan persoalan. Ketika gerombolan bakteri itu bertemu dengan sisa makanan (khususnya yang mengandung gula sukrosa) berikut enzim dari saliva, akan terjadi reaksi fermentasi yang menghasilkan asam. Bila asam itu terus-menerus diproduksi, akan terjadi proses demineralisasi atau pelunakan lapisan email gigi terdekat (email bagian terluar dan terkeras dari gigi). Karena email melunak, timbullah karies atau gigi berlubang.

Kalau menemukan spot (noktah) putih atau kecokelatan pada gigi, itu pertanda awal terjadinya karies. Semakin lama noktah semakin membesar, membentuk sebuah lubang. Biasanya masih belum ada keluhan rasa sakit pada tahap ini. Namun, ketika proses demineralisasi berlanjut sampai ke lapisan gigi berikutnya, yakni dentin, timbullah rasa ngilu saat terkena rangsangan. Terang saja ngilu karena dentin memiliki pori-pori yang berhubungan dengan jaringan saraf gigi.

Plak pada jaringan gusi yang tidak dibersihkan secara teratur juga dapat mengiritasi gusi sehingga gusi menjadi merah, mudah berdarah, dan terkadang membengkak. Ini gejala awal terjadinya gingivitis (radang gusi). Namun, karena terkadang tidak disertai rasa sakit, gejala itu luput dari perhatian dan cenderung dibiarkan saja. Bila radang gusi terus dibiarkan, gigi bisa goyang, dan akhirnya copot sendiri.

Kalau gigi sensitif

* Bisa terjadi, gigi kita tidak berlubang, tetapi ketika menenggak minuman dingin atau panas, mengunyah makanan manis atau asam, tiba-tiba gigi terasa ngilu. Kalau itu yang terjadi, mungkin gigi kita sensitif.

Ada beragam penyebab gigi sering terasa ngilu bila terkena rangsangan suhu atau rasa. Di antaranya karena terjadi abrasi pada leher gigi atau turunnya gusi (retraksi ginggiva) yang menyebabkan akar gigi terbuka. Gigi terabrasi atau gusi turun biasanya akibat tindakan kita sendiri yang kurang tepat. Umpamanya, cara menggosok gigi yang tidak benar atau memakai sikat gigi yang terlalu keras bulunya.

Gigi sensitif bisa pula akibat terkikisnya email gara-gara memakai pasta gigi yang mengandung bahan bersifat terlalu abrasif. Karena email tererosi, dentin menjadi terbuka, tidak terlindung. Akibatnya, gigi menjadi sensitif bila terkena rangsangan.

Usia tua juga bisa menyebabkan gigi sensitif, gara-gara retraksi (penurunan) gusi yang terjadi secara fisiologis. Gigi sensitif bisa pula timbul setelah dilakukan scaling. Pada saat itu akar gigi terekspos, sehingga peka terhadap rangsangan. Namun, pada kasus ini biasanya rasa ngilu akan hilang dengan sendirinya begitu gusi menutup kembali.

Apabila gigi terasa ngilu jika ujung kuku kita menyentuh daerah leher gigi dan di situ terdapat cekungan yang cukup dalam, itu pertanda terjadi abrasi yang sudah cukup dalam. Inilah saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter gigi guna perawatan selanjutnya. Namun, jika belum terdapat cekungan, segera saja ganti sikat gigi dengan yang lebih lunak. Selain itu, perbaiki teknik dalam menggosok gigi, dan gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

Biasanya, pasta gigi khusus untuk gigi sensitif mengandung sodium monofluorofosfat atau strontium klorida. Menurut penelitian, kedua bahan itu akan membantu menutup pori-pori dentin yang terbuka sehingga melindungi jaringan saraf dari rangsangan suhu maupun rasa. Efeknya baru terasa setelah beberapa saat pemakaian, dan khasiatnya akan berakhir bila pemakaian dihentikan. Maka pemakaian teratur pasta gigi khusus untuk gigi sensitif ini sangat dianjurkan.

Makanan yang bersifat asam, seperti minuman bersoda dan makanan masam, sebaiknya dihindari. Kandungan asam akan turut meningkatkan suasana asam yang akan mengikis bahan pelindung yang menutup pori-pori dentin.

MENGATASI BAU MULUT

* Pernah dengar istilah halitosis? Ya, itulah nama lain bau mulut.

Bau mulut merupakan hasil metabolisme kuman rongga mulut dan sisa-sisa makanan, yang berupa gas yang disebut volatile sulfur compound (VSCs). Gas ini terdiri atas zat hidrogen sulfid, metil mercaptan, dimetil disulfid, dan dimetil sulfid. Zat-zat tersebut selalu dihasilkan dalam proses metabolisme dari bakteri atau flora normal rongga mulut. Jadi VSCs dalam keadaan normal pasti ada pada rongga mulut semua orang.

Namun, dia akan menjadi masalah ketika terjadi peningkatan kadar VSCs di dalam mulut, yakni ketika ada peningkatan aktivitas bakteri anaerob di dalam mulut yang menyebabkan bau dari VSCs ini akan tercium oleh indera penciuman. Peningkatan aktivitas itu bisa karena rendahnya kadar oksigen di dalam rongga mulut yaitu saat produksi saliva atau air liur menurun, bisa juga karena adanya karang gigi atau gigi berlubang (karies).

Cara mengatasinya antara lain:

* Jagalah kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.

* Jangan lupa sikatlah juga lidah Anda, karena permukaan lidah yang tidak rata memungkinkan adanya sisa makanan tersangkut di sana.

* Usahakan sesering mungkin mengonsumsi air putih, tetapi hindari minum kopi karena akan memperparah keadaan.

* Mengunyah permen karet yang sweetless atau yang tidak mengandung gula juga bisa membantu untuk merangsang produksi saliva, terutama bagi mereka yang memiliki saliva kental.

* Mengunjungi dokter gigi Anda. Mungkin ada gigi yang berlubang atau ada karang gigi.

[infokesehatan.org]


Baca Selengkapnya ....

6 Langkah Cegah Kanker Payudara

Posted by Dedy Saputra 0 comments

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di dunia, sekaligus penyebab kematian terbesar. Sebagian besar penderita baru terdeteksi di stadium lanjut karena kanker tidak bergejala.


Semakin bertambahnya usia, makin besar pula risiko seorang perempuan terkena kanker. Hal ini tentu membuat kita khawatir. Meski begitu, kita bisa mengubah ketakutan menjadi sebuah tindakan nyata untuk mencegah penyakit yang jadi momok kaum wanita ini.


1. Aktif bergerak

Tidak ada kata tua untuk mulai berolahraga. Penelitian menyebutkan, olahraga akan menurunkan kadar hormon estrogen, yang berkaitan dengan kanker. Lakukan olahraga minimal 30 menit sehari.


2. Kurangi berat badan

Setelah menopause, perempuan yang obesitas punya risiko lebih besar terkena kanker payudara dibanding rekannya yang punya berat badan normal. Meski begitu, kenaikan bobot tubuh pada wanita yang tadinya beratnya ideal juga mendatangkan risiko yang sama.


3. Cukupi kebutuhan vitamin D

Studi yang menegaskan manfaat vitamin D sebagai anti-kanker terus bermunculan. Yang terakhir menyebutkan, 94 persen pasien kanker payudara yang kekurangan vitamin D, kankernya lebih cepat menyebar dibanding mereka yang cukup vitamin D.


4. Batasi alkohol

Data terbaru dari National Cancer Institute menunjukkan perempuan yang minum satu atau dua gelas alkohol setiap hari memiliki risiko terkena kanker payudara 32 persen lebih besar. Para ahli menyarankan untuk membatasi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari.


5. Perhatikan gejalanya

Gejala awal kanker payudara dapat berupa benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri, dan biasanya memiliki pinggiran tidak teratur. Tanda lain yang mungkin timbul adalah benjolandi ketiak, perubahan ukuran atau bentuk payudara, keluar cairan yang abnormal dari puting susu, dan perubahan warna atau tekstur kulit payudara.


6. Lakukan deteksi dini

Skrining dan deteksi dini sebetulnya dapat secara signifikan menurunkan stadium pada temuan kasus kanker payudara. Selain mamografi, pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) yang dapat diajarkan, kemudian dipraktikkan sendiri oleh perempuan, jika dilakukan secara teratur bisa mendeteksi tumor 1,2 sentimeter.


Baca Selengkapnya ....

Tangkal Ngilu Akibat Gigi Sensitif

Posted by Dedy Saputra 0 comments

BANYAK faktor yang menyebabkan rasa ngilu pada gigi akibat gigi sensitif. Untuk menghindarinya, cari tahu apa faktor penyebabnya dan bagaimana mengantisipasinya.


Sakit gigi bisa mengubah keadaan dan mood seseorang menjadi buruk, uring-uringan, dan lebih sensitif. Terlebih lagi jika sakit gigi karena gigi sensitif yang tidak disadari kedatangannya. Memang, mengatasi sakit gigi bukanlah hal yang mudah, terutama jika sakit gigi yang dikarenakan masalah gigi sensitif.

Dikatakan oleh Professional Relationship Manager PT Unilever Indonesia Tbk Drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc bahwa gigi sensitif merupakan istilah umum yang menunjukkan adanya dentine hypersensitive (DH), yaitu terbukanya dentin akibat menipisnya email dan atau turunnya gusi.



Ratu menjelaskan, dentin memiliki saluran-saluran yang sangat kecil, langsung berhubungan dengan syaraf gigi. Ketika kehilangan email sebagai lapisan pelindung, rangsangan makanan dan minuman akan langsung mengenai dentin dan diteruskan ke syaraf gigi sehingga menimbulkan rasa nyeri yang disebut gigi sensitif.


“Gigi sensitif yang timbul, umumnya tidak disadari kedatangannya,” ucap dokter yang mengambil gelar GCClinDent (Graduate Certificate in Clinical Dentistry) dari University of Queensland, Brisbane-Australia tahun 2004.

Untuk mendalami soal gigi sensitif ini, beberapa waktu lalu produk Pepsodent Sensitif melakukan riset menyeluruh bersama dengan Bagian Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran.

Riset yang dilakukan pada Oktober 2009 ini dilakukan terhadap 1.045 orang berusia antara 15–64 tahun berasal dari berbagai golongan ekonomi di 4 kota besar di Indonesia. Dari penelitian tersebut didapati bahwa 65 persen responden pernah mengalami gigi sensitif dan ini paling sering terjadi ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

Selain itu, hasil riset Pepsodent juga menyebutkan bahwa 52,4 persen perempuan dan 47,6 persen laki-laki alami gigi sensitif. “Rata-rata mereka ada di usia produktif,” tuturnya.

Dalam bukunya ”Epidemiology of Dentine Hypersensitivity”, Bartold mengatakan bahwa keluhan gigi sensitif lebih banyak dijumpai pada wanita ketimbang pria. Keluhan ini dapat timbul kapan saja dan pada siapa saja, di mana kasus ini lebih sering dijumpai pada usia antara 20–40 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan juga kasus ini dijumpai pada mereka yang berusia remaja dan bahkan pada usia lanjut.


“Mereka yang alami gigi sensitif dapat mengalami rasa tidak nyaman dalam jangka waktu tertentu,” ujar ahli kesehatan gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Sumatera Utara, Prof Trimurni Abidin drg SpKG(K) MKes.

Rasa nyeri akan begitu terasa saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin dan panas. Menurut Trimurni, beberapa penyebab timbulnya masalah gigi sensitif ini, di antaranya karena kebiasaan menggosok gigi dengan cara yang tidak tepat, penyakit dan penurunan gusi, buruknya kondisi kebersihan gigi dan mulut, penumpukan plak, pengikisan email, dan tindakan pemutihan gigi (bleaching) yang berlebihan.

“Cara penanggulangan gigi sensitif berbeda-beda, tergantung pada kasus gigi sensitif tersebut,” tandasnya. Misalnya saja, bila gigi sensitif disebabkan kerusakan tambalan gigi, maka tambalan segera harus diperbaiki. Dan apabila gigi sensitif disebabkan salah menyikat gigi, maka yang dilakukan adalah dengan mengetahui cara pemilihan sikat atau cara menyikat gigi yang baik.

Adapun penanggulangannya bisa dilakukan dengan perawatan di rumah (home treatment), yaitu dengan menyikat gigi yang baik. Pilih pasta gigi yang mengandung potassium citrate. Selain itu, lakukan juga perawatan di klinik untuk menemukan penyebab utama keluhan gigi sensitif dan memperbaiki tambalan yang rusak atau ada kelainan struktur jaringan keras gigi seperti karies, erosi, abrasi.


“Segera periksa, jika sudah mulai merasakan sesuatu yang membuat ngilu gigi Anda,” pesannya pada acara temu media bertema “Good Teeth, Good Food, Good Life with Pepsodent Sensitive” yang diadakan oleh Pepsodent beberapa waktu lalu.


Baca Selengkapnya ....

Agar Miss V Licin saat Sanggama

Posted by Dedy Saputra 1 comments

Penurunan kadar estrogen pada wanita mengakibatkan sejumlah dampak, seperti berkurangnya lendir dan penipisan pada lapisan vagina. Ketika vagina hanya mengeluarkan sedikit lendir, rasa sakit bisa terjadi saat bersanggama.


Selain kesakitan, hal ini membuat wanita tidak merasakan kenikmatan seks. Sebab ketika kondisi wanita tengah terangsang, maka vagina akan mengeluarkan sejenis cairan yang dapat melenturkan. Selain itu, saluran vagina dapat melebar, menjadi lebih panjang dan lebih basah. Sehingga ketika penetrasi tiba, penis tak mengalami kesulitan untuk "menjelajahi" setiap sudut vagina. Fungsi dari kelenjar-kelenjar dalam vagina juga menghasilkan cairan yang menjaga kebersihan dan kelembapan vagina.


Namun, bagaimana dengan kondisi wanita yang mengalami menopause, ataupun sulit terangsang secara seksual? Apa vaginanya tidak bisa mengeluarkan banyak cairan? Tentu saja itu pemikiran yang tidak tepat. Sebab, masih terdapat solusi mudah untuk membuat vagina licin ketika berhubungan seks.


"Minyak lubrikasi tak hanya membuat vagina lebih ’luwes’, sehingga Mr P bisa masuk dengan lancar. Tapi juga bisa membuat hubungan seks berjalan lebih lama," kata pakar seks dari Amerika Serikat, Pepper Schwartz PhD, yang dikutip okezone dari Sheknows, Senin (29/3/2010).


Nah, jika Miss V Anda kesulitan untuk "menyambut" kedatangan Mr P pasangan, saatnya untuk memberikan minyak lubrikasi sebagai solusinya!

Label: miss v, senggama, intim

Baca Selengkapnya ....

Awas, Jebakan 'iPhone Gratis' Menyebar

Posted by Dedy Saputra Sunday, April 4, 2010 0 comments
Jakarta - Menjelang hari peluncurannya di Indonesia, yakni 20 Maret besok, iPhone 3G semakin sering menjadi buah bibir. Mungkin banyak yang sudah tidak sabar untuk menimang smartphone besutan Apple ini.

Namun, berhati-hatilah, jangan sampai terkecoh dengan kabar tipu-tipu alias hoax yang menginformasikan tentang program Apple bagi-bagi iPhone 3G gratis.

Salah satu email hoax tentang program Apple bagi-bagi hadiah iPhone gratis misalnya seperti ini:

Pelanggan yang terhormat,

Kami beritahukan kepada seluruh pelanggan bahwa perusahaan kami, Apple Corporation yang berkantor pusat di Cupertino, California US membuka kantor pemasaran di Jakarta, Indonesia

Produk yang kami pasarkan adalah Hand Phone tipe iPhone3G yang dilengkapi dengan teknologi GPS, Wi-Fi, bluetooth, video-audio, camera-photo, 16GB flash drive capacity, dll.

Details produk kami silakan kunjungi: http://www.apple.com/iphone/specs.html

Untuk peluncuran perdana di Indonesia, kami akan memberikan secara gratis produk terbaru HP iPhone3G yang dilengkapi features seperti diatas.

Dengan memberikan iPhone3G ini, kami berharap akan mendapatkan umpan balik yang berharga dari para pelanggan dan mendapatkan efek promosi berantai yang besar.

Yang harus anda lakukan adalah:

  • Fowardkan pesan ini kepada 20 orang teman. Setelah 2 minggu waktu pengiriman, anda akan menerima sebuah iPhone3G. Sebelumnya kami akan mengontak anda untuk alamat detail pengiriman, atau
  • Forwardkan pesan ini kepada 40 orang, anda akan menerima 2 produk: 1 bh iPhone3G + 1 bh iPod classic berkapasitas 120GB. Detail produk iPod classic kunjungi: http://www.apple.com/ipodclassic

Harap dikirimkan sebuah copy / Cc email kepada: applecorpjkt@mail2europe.com, agar kami mengetahui bahwa anda telah memforward pesan ini.

Hormat kami,

Julia Christvanie
Regional Sales Manager
Apple Corporation - Jakarta Office
Sudirman Square Office Tower, Tower B Lt. 23
JI. Jend Sudirman Kav. 45-46 Jakarta Selatan 12930
Email: applecorpjkt@mail2europe.com


Sebenarnya dengan hanya membaca sekilas email tersebut, kita bisa langsung tahu bahwa informasi ini palsu. Karena sepertinya terlalu muluk, jika hanya dengan bermodal mem-forward (meneruskan) e-mail ke dua puluh orang teman, kita bisa langsung mendapatkan iPhone 3G gratis. Padahal kita tahu bahwa harga iPhone 3G begitu mahal, sepertinya mustahil kalau akan dibagi secara cuma-cuma.

Selain itu dari alamat e-mail yang digunakan kita juga bisa tahu bahwa itu bukan dari Apple Inc, karena e-mail tersebut menggunakan domain mail2europe.com, yang berarti bukan domain milik Apple.

Untuk memastikan bahwa informasi ini palsu, detikINET kemudian mengkonfirmasi hal ini ke pihak Apple, Kamis (19/3/2009). Hasilnya? Mereka memastikan bahwa informasi tersebut palsu, karena Apple tidak pernah mengadakan program bagi-bagi iPhone gratis. Selain itu Apple juga tidak memiliki perwakilan di Indonesia seperti yang dicantumkan di e-mail itu.

Pihak Apple juga mengatakan bahwa kabar palsu tentang iPhone sudah marak beredar dari setahun yang lalu.
( faw / wsh )


Baca Selengkapnya ....

121carhireuk provides the best price

Posted by Dedy Saputra Friday, April 2, 2010 1 comments
From a seven seater for an entire family to a hatchback, they have all the options release for the customer within a very reasonable expense. From a business man to a family person every body can please with these car suppliers through their services as a quality service along with a reasonable costing is a thing which everybody looks for. So, hiring a car is no more a tedious process as far as the country like UK is concerned. The demand for a child seats, roof racks, air conditioning or even satellite navigation can also be fulfilled within a cost at the very close to the hand of the customers and 121carhireuk is wholly trustable and customer friendly car supplier which helps to provide the best service with best price. best car rental Derry Airport and best car rental Glasgow airport are among the best car suppliers. The system of best car rental UK can give a very pleasurable experience.

Baca Selengkapnya ....
Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of Tutorial , Bisnis.